Header Serambi Naqiibah

Terima Kasih, 2021! Selamat Datang, 2022!

3 comments
Konten [Tampil]

Tahun 2022 sudah lewat 30 hari. Resolusi 2022 apa saja nih? Awal tahun yang sangat gloomy, jadi sampai saat ini masih belum menuliskan sederet resolusi. Padahal kan resolusi biasanya di awal tahun gitu, kan?

Sebenarnya, Naqi mau nulis tentang hal ini juga maju mundur. Penyebabnya tak lain karena laptop yang tiba-tiba kena virus sehingga seluruh data yang ada di laptop Naqi hilang, tanpa terkecuali. Ini nih yang bikin sedih selama bulan ini, yah curcol.

Selain itu, sejujurnya saya malu kalau memublikasikan segala catatan maupun rencana ke depan. Bukan apa-apa, takutnya dibilang pamer atau bahkan diketawain :D. Ya sudah, yang bersifat umum saja lah.

Mau tahu apa saja yang akan Naqi pamerkan? Baca dah. Tapi kalau mau skip ya silakan :D

Terima Kasih, 2021! Selamat Datang, 2022!

A. Perjalanan 2021

Syukur alhamdulillah, kita bisa melewati tahun 2021 dengan susah payah, karena masih adanya pandemi yang belum mau berhenti. 

Tahun 2021 ini merupakan tahun kerja keras. Dan semoga tahun 2022 nanti kita tinggal memanen hasilnya. Kata seseorang, tapi Naqi lupa siapa yang mengatakannya.

Hmmm, sebentar. Tapi kurasa, Naqi masih jauh dari kerja keras sih. Akan tetapi, catatan menjelang akhir tahun yang kubuat sebelumnya, cukup menyadarkan bahwa memang perjalanan 2021 cukup keras. Alhamdulillah.

1. Aktif di komunitas

a. Gerakan One Week One Book

Selama mengikuti komunitas Gerakan One Week One Book, Naqi sangat bersyukur bisa mewarnai perjalanan 2021 dengan aktif di komunitas kesayangan ini. 

Meskipun beberapa bulan pada presensi setoran bacaan ada merah, tapi paling tidak masih aktif dengan menjadi pengulas buku di OWOB Bahas Buku, moderator program, mulai berani live IG dan sesekali masih menjadi tim rusuh di grup OWOB Readers.

b. AIS Nusantara

Komunitas yang fokus pada digitalisasi dakwah pesantren ini mulai aktif kembali dengan menjalin kerjasama dengan Kementerian Kominfo yang menggelar webinar Literasi Digital untuk para santri. Selain itu, silaturahim dengan Kementerian Agama masih terjalin dengan baik. 

Setelah bersama-sama handle acara selama tahun 2021 ini sudah menumpuk rindu banyak sekali untuk bertemu dengan para pegiat AIS Nusantara ini.

2. Update Skill Menulis

Saat menengok kembali catatan resolusi 2021, ada satu keinginan untuk mengaktifkan kembali blog. Perjalanan yang dipenuhi niat kuat tersebut membawaku bertemu dengan Blogspedia Coaching yang akhirnya blog usangku berubah menjadi Serambi Naqiibah yang cukup tidak memalukan ini.

Setelah mengikuti kelas blog pemula yang tentu gratis, akhirnya bergabung ke dunia blogger. Dan tentunya, beberapa kali mengikuti short course blogger maupun kelas blog lainnya sebelum masuk ke komunitas seperti Komunitas ODOPKomunitas SEO Moms Community, Kelas BRT Network.

3. Wrap Up Bacaan

Sebelumnya aku pernah menyatakan buku yang akan kubaca pada tahun 2021 ini ada 60 buku, dengan komposisi buku jenis fiksi dan nonfiksi seimbang. Dengan permisalan 1 bulan ada minimal 5 buku yang dibaca. 

Wrap Up Bacaan 2021

Akan tetapi dalam perjalanannya tidak semudah yang dibayangkan, Maemunah! Tuh, dari rekapan bacaan yang dibaca tiap bulan masih belum konsisten untuk membaca minimal 5 buku tiap bulannya, haha.

Awal tahun hingga pertengahan masih aman sih. Setelah terkena badai bau akhir tahun, wassalamualaikum dah.

Dari total buku yang sudah Naqi baca, masih berat sebelah di buku fiksi. Bagaimana tidak, Naqi memang lebih asyik saat menyelam ke bacaan fiksi, entah itu novel, roman, cerita pendek maupun puisi. 

Buku nonfiksi yang rutin sih majalah Value yang membahas tentang keuangan maupun ekonomi. Majalah yang terbit rutin setiap 2 bulan sekali ini diinisiasi financial planner kesayangan Naqi, kakanda Andhika Diskartes dan mbak Aliyah Natasha.

Dan buku favorit fiksi tahun 2021 masih jatuh kepada buku Memburu Muhammad karya Feby Indirani. Sementara untuk nonfiksi, Naqi masih memfavoritkan buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah dari Penerbit Haru. 

4. Sakula Kita

Sebuah resolusi di awal tahun yang berawal dari curhatan teman dekat. Dia merasa resah dengan beberapa anak yatim yang kesusahan untuk membayar sekolah apalagi masa pandemi. 

Lalu, saya mengusulkan bagaimana kalau tiap bulan kita rutin iuran untuk mereka dan membagikan peluang untuk mendapat kapling surga ladang pahala kepada orang-orang sekitar kita. 

Dengan memberi nama program sosial kami Sakula Kita, kami merasa terberkati karena ternyata kami nggak berjuang sendirian. Masih banyak orang yang mengulurkan tali kasihnya kepada adik-adik yatim kami. 

Sampai akhir tahun 2021, 7 anak yang berhasil kami bantu dari donasi yang terkumpul. Untuk kalian yang mau ikut serta bergabung kapling surga ladang pahala, bisa menghubungi sakula.kita.

Sungguh perjalanan 2021 yang seru dan semoga penuh dengan keberkahan, amin. 

B. Resolusi 2022

Halo, Kawan Naqi! Selamat Tahun Baru 2022! (meski sudah lewat 30 hari, :D). Mari kita memulai melangkah di tahun ini. Mungkin teman-teman di sini sudah merancang resolusi tahun baru atau bahkan sudah ada yang melakukannya.

Tapi seperti yang sudah dinyatakan sebelumnya, resolusi tahun 2022 milik Naqi masih belum tertata dengan baik. 

Sempat terlintas di pikiran, apakah setiap orang perlu membuat resolusi tahun baru? Kurasa kembali lagi kepada tiap pribadi ya. 

Resolusi 2022

1. Target Bacaan 

Melihat bacaan yang sudah kubaca pada tahun 2021 kemarin, Naqi tak berkeinginan untuk menambah target bacaan buku. Akan tetapi mulai menata baca seimbang antara fiksi dan nonfiksi.

Selain itu konsistensi menulis ulasan yang akan kupaksa pada tahun ini. Apalagi sudah punya rumah untuk menulis ulasan buku

Bagaimana pun membaca antara fiksi  Kenapa sih bersikukuh untuk baca seimbang antara fiksi dan nonfiksi. 

Bagi Naqi, buku fiksi itu bisa mengolah rasa, sebagai gizi dari hati dan emosi kita. Sementara buku nonfiksi membantu sebagai asupan gizi yang baik untuk otak.

Nah, perpaduan ini yang wajib kujaga. Apalagi perkuliahan semester depan ini mulai tatap muka. Wajib menjaga kewarasan sepenuhnya dan seutuhnya.

Di samping alasan di atas, Naqi ingin melatih diri untuk tidak mudah mencap bacaan jelek alias bookshaming. Beberapa kali, hati ini masih keceplosan memberi cap buku jelek pada beberapa buku :").

2. Banyak Menulis

Selain memperbaiki pola bacaan, tahun ini ingin produktif menulis. Huft, 30 hari yang sudah lewat malah diawali dengan 'kecelakaan laptop'. 

Sedih banget memang, tapi hidup kan masih terus berjalan, kan?

Nah, Naqi juga ingin bisa menulis cerita pendek seperti momblogger yang juga cerpenis ini. Antologi cerpennya yang bejibun membuatku terlecut ingin segera menyusulnya. 

Selain tulisan bebas, sebagai dosen tentu tak luput dari kejaran target tridarma perguruan tinggi, yakni pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat. Oleh karena itulah, wajib bagi diriku untuk bisa tembus jurnal. Bismillah, doakan Naqi ya, Kawan. :")

3. Terus Belajar Hal Baru

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, selalu ada topik baru yang sedang kupelajari. Nah, pada tahun ini pula ada satu topik juga yang ingin kupelajari lebih lanjut.

Hal baru tentu tak selalu berarti skill baru. Bisa dengan skill yang sudah ada dipertajam lagi kan? Tentu belajar hal baru ini mulai dari mengikuti kelas gratis dari para ahli dulu. Nanti saat dirasa perlu untuk mengeluarkan budget ya tinggal catat di pengeluaran saja.

4. Hidup Sehat

Tahun 2021 mengajarkan banyak pelajaran hidup sehat. Dan semoga kebiasaan hidup sehat ini masih terus terjaga pada tahun ini. 

Hidup sehat ala Naqiibah

Semoga perjalanan pada tahun 2022 dipenuhi dengan kesehatan, sehat fisik, mental maupun finansial. Mari katakan amin paling serius untuk resolusi paling penting ini.

Terima kasih kepada perjalanan diri sendiri yang super seru pada tahun 2021! Merhaba, 2022! Mari kita ciptakan langkah perjalanan yang tak kalah asyik dengan tahun lalu.

Lalu, menurut kalian, apakah perlu resolusi tahun baru? Dan, apa resolusi terbesarmu?

Naqiibatin Nadliriyah
Halo! Saya Naqi. Pembaca buku yang menulis beberapa topik di Serambi Naqiibah. Diantaranya tentang ulasan buku maupun film, tips, fiksi, finansial, dan review produk teman :)

Related Posts

3 comments

  1. Alhamdulillah ya masih bisa nulis... Meski laptop kena musibah. Semoga resolusinya mbak Naqi terwujud, dan untuk resolusi tersembunyi juga hihi

    ReplyDelete
  2. Masya Allah jumlah bacaannya luar biasaa yaa. Kegiatan yang sangat produktif sekali dan bermanfaat.
    Semoga apa yang jadi resolusi di tahun ini semuanya bisa tercapai dan sesuai harapan ya mba Naqii :)

    ReplyDelete

Post a Comment